Bitcoin turun ke bawah US$71.000 pada 12 April setelah Donald Trump mengumumkan bahwa Angkatan Laut AS akan mulai memblokade kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz. Langkah ini muncul hanya beberapa jam setelah negosiasi AS-Iran gagal menghasilkan perpanjangan ceasefire, sehingga market kembali memprice in risiko eskalasi di Timur Tengah.

Tekanan itu langsung terasa di market kripto. BTC yang sempat bertahan di atas US$73.000 pada Sabtu mulai turun ke area US$71.500 setelah komentar dari JD Vance, lalu melorot lagi ke sekitar US$70.900 setelah pengumuman blokade diumumkan.
Negosiasi Gagal, Sentimen Risk-Off Kembali
Kegagalan pembicaraan menjadi pemicu awal perubahan arah market. Pertemuan antara delegasi AS dan Iran di Pakistan berakhir tanpa titik temu, membuat harapan perpanjangan gencatan senjata kembali melemah.

Blokade Hormuz lalu memperberat tekanan tersebut. Jalur ini tetap menjadi salah satu chokepoint energi terpenting di dunia, sehingga setiap ancaman gangguan langsung memicu kekhawatiran baru di oil, equity, dan aset berisiko.
Dalam kondisi seperti ini, bitcoin kembali bergerak sejalan dengan risk sentiment global. Saat headline geopolitik memburuk dan market belum melihat jalur de-eskalasi yang jelas, buyer cenderung lebih defensif.
Data Terkini Tunjukkan Momentum Jangka Pendek Melemah
Pada data 4H BTCUSDT Perpetual, harga terakhir berada di 70.749,9 setelah mencetak high 71.478,0 dan low 70.658,0. Candle terakhir juga ditutup turun 689,1 poin atau sekitar 0,96%, menandakan seller masih memegang tekanan jangka pendek.

Posisi harga saat ini sudah berada di bawah MA5 71.679,0, MA10 72.325,96, dan MA30 71.836,65. Setup ini menunjukkan momentum naik jangka pendek sudah melemah, dan area 71.500–72.300 kini berubah menjadi resistance terdekat yang perlu direclaim sebelum buyer bisa kembali mengambil kontrol.
Support terdekat ada di area low terbaru 70.658,0. Jika level ini gagal dipertahankan, perhatian berikutnya mengarah ke MA60 di sekitar 69.788,19, yang saat ini menjadi dynamic support terdekat dalam struktur 4H.
Area US$65K Kembali Relevan
Di luar tekanan jangka pendek, area US$65.000 kembali masuk radar sebagai support besar jika eskalasi geopolitik terus berlanjut dan seller mendorong harga lebih dalam. Area ini sempat disebut sebagai zona support penting oleh pelaku market institusional, sehingga tetap relevan bila BTC gagal menjaga area bawah US$70.000.
Fokus market sekarang ada pada dua hal: perkembangan terbaru dari konflik AS-Iran dan kemampuan bitcoin mempertahankan support terdekatnya. Selama headline Hormuz masih menjadi driver utama, pergerakan BTC kemungkinan tetap cepat, sensitif, dan mudah berubah arah mengikuti update geopolitik berikutnya.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar