
Bitcoin melonjak kembali ke area US$72.000 pada 8 April setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan menunda serangan terhadap Iran selama dua minggu sebagai bagian dari ceasefire sementara.

Setelah lonjakan awal, harga bergerak turun dari puncak intraday tetapi tetap bertahan kuat di atas area US$71.000. Pada saat yang sama, bitcoin masih diperdagangkan di sekitar US$71.469, menandakan buyer belum melepas momentum meski market mulai mencerna ulang detail ceasefire dan negosiasi lanjutan.
Trump, Iran, dan Relief Rally
Pemicu utama reli ini datang dari perubahan mendadak pada headline geopolitik. Trump mengatakan ia setuju menangguhkan pemboman dan serangan ke Iran selama 14 hari setelah komunikasi dengan pimpinan Pakistan, dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz secara penuh, aman, dan segera. Ia juga menyebut proposal 10 poin dari Teheran sebagai dasar negosiasi yang “workable.”
Headline itu penting karena konflik yang dimulai sejak akhir Februari sudah mengguncang market global. Reuters mencatat Iran secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur yang menampung sekitar seperlima aliran minyak dan gas dunia, sehingga memicu lonjakan harga energi dan tekanan ke aset berisiko selama beberapa pekan terakhir.
Begitu ceasefire diumumkan, respons market berlangsung instan. U.S. crude turun sekitar 16,5% ke kisaran US$94 per barel, S&P 500 futures naik lebih dari 2%, obligasi menguat, dan aset berisiko ikut bangkit dalam relief rally yang dipicu harapan de-eskalasi konflik.
Kenapa Bitcoin Ikut Melonjak
Bitcoin ikut diuntungkan karena market langsung masuk ke mode risk-on. Reuters mencatat dolar AS jatuh ke level terendah dua minggu, indeks dolar turun 1% ke 98,97, dan bitcoin naik 3,4% ke US$71.664,41, sementara ether melonjak 5,7% ke US$2.234,78.
Turunnya harga minyak ikut membantu sentimen. Selama enam minggu konflik berlangsung, lonjakan energi telah memicu kekhawatiran inflasi dan mengacaukan ekspektasi suku bunga global. Ketika minyak mendadak jatuh setelah berita ceasefire, tekanan itu mereda dan dana kembali masuk ke aset dengan beta lebih tinggi, termasuk kripto.
Dari sisi price action, perpindahan momentumnya cukup agresif. BTC bergerak dari low intraday US$67.764 ke high US$72.519 dalam satu sesi sebelum stabil lagi di sekitar US$71.469, menandakan bahwa buyer cepat masuk begitu risiko perang besar mulai dipricing ulang.
Fokus Market Berikutnya
Meski begitu, reli ini belum otomatis berarti risiko sudah hilang. Ceasefire yang diumumkan masih bersifat sementara, Iran menegaskan penghentian serangan bergantung pada berhentinya serangan ke pihak mereka.
Untuk bitcoin, fokus terdekat kini ada pada kemampuan harga mempertahankan area US$71.000-US$72.000. Itu adalah inferensi dari posisi harga saat ini yang masih berada dekat high intraday, tetapi arah berikutnya tetap sangat sensitif pada headline baru dari negosiasi AS-Iran, pergerakan dolar, dan apakah relief rally di oil serta equity market bisa bertahan.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar