
Pemerintah AS memindahkan 2,438 BTC senilai sekitar US$177.000 ke alamat Coinbase Prime dalam dua transaksi terpisah pada 10 April. Wallet itu ditandai sebagai dana sitaan terkait Glenn Olivio, sehingga transfer kecil ini langsung menarik perhatian karena terjadi di tengah kebijakan baru Washington soal penyimpanan bitcoin hasil penyitaan.
Perpindahan ke Coinbase Prime tidak otomatis berarti penjualan. Dalam praktiknya, pemerintah AS memang kerap memindahkan aset sitaan untuk konsolidasi, kustodi, atau penataan administratif, tetapi transaksi semacam ini tetap sensitif karena market kini membaca setiap pergerakan wallet pemerintah sebagai sinyal kebijakan.
Dana Disita dari Kasus Glenn Olivio
Arkham mengaitkan bitcoin tersebut dengan Glenn Bradford Olivio, yang ditangkap pada Mei 2025 bersama Dana Rene Light. Perkara itu kemudian masuk ke Pengadilan Distrik Barat Texas, dan docket publik menunjukkan kasus pidana federalnya resmi berlanjut pada Juni 2025.

Dokumen perkara yang diringkas di laporan media menyebut kasus ini berkaitan dengan dugaan konspirasi distribusi anabolic steroids. Tuduhannya mencakup pelanggaran narkotika, money laundering conspiracy, dan dalam rangkaian kasus tersebut pemerintah juga memasukkan notice of forfeiture, langkah yang lazim dipakai ketika jaksa ingin menyita aset yang diduga berasal dari tindak pidana, termasuk kripto.
Itu membuat transfer 2,438 BTC ini lebih relevan dari nominalnya. Yang dipindahkan bukan aset pasar biasa, melainkan bitcoin yang secara on-chain ditautkan ke hasil penyitaan federal dalam sebuah kasus pidana.
Masuk ke Kebijakan Cadangan Bitcoin AS
Pergerakan ini datang lebih dari setahun setelah Gedung Putih membentuk Strategic Bitcoin Reserve lewat executive order pada 6 Maret 2025. Perintah itu menetapkan bahwa bitcoin milik pemerintah yang telah selesai melalui proses forfeiture harus ditempatkan dalam cadangan strategis dan tidak dijual, kecuali dalam kondisi tertentu yang diizinkan hukum.
Isi kebijakannya cukup spesifik. Pemerintah melarang pelepasan Government Digital Assets, tetapi tetap membuka pengecualian untuk perintah pengadilan, pengembalian kepada korban, kebutuhan operasi penegakan hukum, equitable sharing dengan aparat lokal, atau kewajiban hukum tertentu. Artinya, perpindahan wallet seperti ini belum tentu bertentangan dengan kerangka reserve yang sudah dibentuk.
Di luar transfer terbaru itu, public tracker berbasis attribution on-chain memperkirakan pemerintah AS masih menguasai sekitar 328.000 BTC, dengan nilai lebih dari US$22 miliar pada harga sekarang. Posisi ini menempatkan AS sebagai sovereign holder bitcoin terbesar yang terverifikasi secara publik.
Market Pantau Arah Berikutnya
Fokus market sekarang bukan pada nilai transfernya, tetapi pada apa yang dilakukan pemerintah setelah aset masuk ke Coinbase Prime. Jika langkah ini hanya penataan kustodi, dampaknya terbatas. Jika nanti berujung pada likuidasi, pembacaannya akan jauh lebih besar karena menyentuh kredibilitas kebijakan reserve yang sudah diumumkan sebelumnya.
Untuk saat ini, data yang tersedia baru menunjukkan perpindahan dana sitaan dan kaitannya dengan kasus Glenn Olivio. Tanpa konfirmasi resmi soal tujuan akhir transfer tersebut, transaksi ini lebih tepat dibaca sebagai pengingat bahwa setiap pergerakan bitcoin milik pemerintah AS kini punya bobot kebijakan, bukan sekadar aktivitas wallet biasa.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar