
Stablecoin USD1 milik World Liberty Financial (WLFI), proyek kripto yang didukung oleh Presiden Donald Trump dan keluarganya, sempat kehilangan patokan terhadap dolar AS sebelum akhirnya kembali stabil.

Pada awal perdagangan Senin, USD1 turun hingga sekitar $0,98 di Binance sebelum pulih ke level $1 dalam waktu kurang dari 30 menit. Berdasarkan data pasar, USD1 saat ini merupakan stablecoin terbesar kelima dengan kapitalisasi sekitar $4,8 miliar.
Bersamaan dengan itu, token tata kelola WLFI juga mengalami tekanan, sempat turun hampir 8% sebelum memangkas kerugiannya. Meski pelemahan tersebut hanya berlangsung singkat, pergerakan harga ini langsung memicu spekulasi luas di komunitas kripto.
Klaim Serangan: Akun Diretas, FUD Dibayar, dan Short Position
World Liberty Financial menyebut gejolak tersebut sebagai hasil dari “serangan terkoordinasi” terhadap ekosistemnya. Dalam pernyataan resminya, perusahaan menuding adanya peretasan akun X milik beberapa co-founder, kampanye FUD (fear, uncertainty, doubt) oleh influencer berbayar, serta pembukaan posisi short besar terhadap token WLFI.
Menurut WLFI, kombinasi faktor tersebut menciptakan kepanikan pasar yang memicu tekanan jual sementara. Namun perusahaan menegaskan bahwa mekanisme pencetakan dan penebusan (mint-and-redeem) yang didukung cadangan penuh 1:1 menjadi faktor utama yang memungkinkan USD1 kembali stabil dengan cepat.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti on-chain yang dipublikasikan untuk mendukung klaim adanya posisi short terkoordinasi atau akun yang benar-benar diretas.
Spekulasi Insider Trading dan Sorotan Komunitas
Situasi semakin memanas setelah analis blockchain populer, ZachXBT, mengisyaratkan akan merilis investigasi besar terhadap salah satu perusahaan kripto paling menguntungkan terkait dugaan insider trading. Meski tidak menyebut nama perusahaan, komunitas langsung berspekulasi bahwa WLFI mungkin menjadi targetnya.
Spekulasi tersebut diperkuat oleh pengamatan bahwa Eric Trump sempat menghapus unggahan terkait WLFI di media sosial, yang memicu diskusi lebih luas di Crypto Twitter.
Di tengah rumor yang berkembang, Eric Trump justru mempromosikan proyek tokenisasi properti mewah di Maladewa, yang akan menggabungkan aset fisik dengan aset digital. Proyek tersebut bahkan disebut telah menarik perhatian perusahaan pengelola aset global.
Namun hingga kini, belum ada konfirmasi bahwa investigasi yang dimaksud memang berkaitan dengan World Liberty Financial.
USD1 Kembali Stabil, Namun Sorotan Politik Belum Reda
Setelah sempat tergelincir, USD1 kini kembali diperdagangkan di sekitar $1. Agregator harga mencatat penurunan yang relatif lebih kecil dibandingkan yang terlihat di beberapa exchange, menunjukkan volatilitas mungkin terbatas pada platform tertentu.
Meski berhasil menahan depeg besar, hubungan proyek ini dengan Presiden Trump tetap menjadi perhatian sejumlah pihak di ranah politik. Beberapa anggota parlemen sebelumnya juga meminta peninjauan terhadap investasi besar yang terkait dengan proyek tersebut.
Untuk saat ini, USD1 berhasil menghindari krisis lebih dalam. Namun dengan investigasi yang disebut akan segera dirilis dan spekulasi yang terus berkembang, perhatian pasar terhadap WLFI kemungkinan belum akan mereda dalam waktu dekat.
Disclaimer
Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan sebagai saran investasi. Mengingat sifat market cryptocurrency yang sangat volatil, investor disarankan untuk secara cermat menilai fluktuasi market, fundamental proyek, serta potensi risiko finansial sebelum mengambil keputusan trading apa pun.
Join MEXC and Get up to $10,000 Bonus!
Sign Up


