
Minggu ini pasar kripto diwarnai kombinasi upgrade protokol besar, manuver agresif perusahaan publik, drama AI, hingga gejolak stablecoin. Dari Ethereum yang mempertegas identitas cypherpunk-nya hingga perusahaan mining yang menjual seluruh cadangan BTC, dinamika industri semakin menunjukkan fase transisi menuju struktur yang lebih matang, namun tetap penuh volatilitas.
Berikut rangkuman perkembangan utama pekan ini.
Ethereum Perkuat Resistensi Sensor Lewat FOCIL
Ethereum secara resmi menjadwalkan Fork-Choice Enforced Inclusion Lists (FOCIL) sebagai fitur utama dalam upgrade Hegota yang direncanakan rilis pada paruh kedua 2026.
FOCIL (EIP-7805) dirancang untuk memastikan resistensi sensor di level protokol. Jika validator mengabaikan transaksi valid yang telah masuk inclusion list, jaringan dapat melakukan fork menjauh dari blok tersebut. Dengan mekanisme ini, hampir semua transaksi valid di public mempool akan diproses dalam waktu singkat, bahkan dalam kondisi adversarial.
Vitalik Buterin menyebut kombinasi FOCIL dengan EIP-8141 (account abstraction upgrade) sebagai langkah menuju Ethereum yang lebih kuat dan berprinsip. Dalam pernyataannya, ia menegaskan:
“Ethereum is going hard.”
Namun tidak semua pihak mendukung. Sejumlah developer mengingatkan potensi risiko hukum dan peningkatan kompleksitas bagi validator, terutama terkait transaksi yang melibatkan alamat tersanksi.
Ethereum tampaknya memilih jalur reformasi struktural untuk memperkuat base layer, alih-alih hanya bergantung pada Layer-2.
Corporate Bitcoin: Ada yang Tambah, Ada yang Jual Habis
Strategy Tambah 2.486 BTC
Michael Saylor kembali meningkatkan eksposur Bitcoin melalui Strategy. Perusahaan membeli 2.486 BTC senilai $168 juta, sehingga total kepemilikan mencapai 717.131 BTC, sekitar 3,4% dari total suplai Bitcoin.
Meski posisi tersebut saat ini mencatat unrealized loss akibat harga pasar yang lebih rendah dari rata-rata pembelian, Strategy tetap konsisten menjalankan strategi akumulasi jangka panjang.
Metaplanet Catat Rugi Valuasi $619 Juta
Perusahaan Jepang Metaplanet melaporkan rugi bersih $619 juta untuk tahun fiskal 2025, yang sebagian besar berasal dari kerugian valuasi atas kepemilikan Bitcoin.
Meski demikian, pendapatan operasional perusahaan melonjak signifikan secara tahunan, dan manajemen menegaskan struktur permodalan tetap solid. Metaplanet kini memegang 35.102 BTC dan tetap mempertahankan target akumulasi jangka panjang.
Bitdeer Likuidasi Seluruh BTC
Berbeda dengan Strategy, miner Bitdeer justru menjual seluruh kepemilikan Bitcoin korporatnya, menurunkan saldo treasury menjadi nol.
Perusahaan menyatakan keputusan tersebut terkait strategi likuiditas untuk mendukung ekspansi data center dan pivot ke infrastruktur AI serta high-performance computing. Bitdeer juga mengumumkan rencana penggalangan dana $300 juta melalui convertible notes.
Tren ini menunjukkan bahwa sebagian miner mulai mendiversifikasi model bisnis pasca-halving.
AI dan Crypto: Antara Larangan dan Salah Kirim Ratusan Ribu Dolar
Interaksi AI dan crypto minggu ini menampilkan dua sisi ekstrem.
Framework AI agent OpenClaw mengonfirmasi kebijakan larangan total penyebutan Bitcoin atau crypto di Discord mereka. Kebijakan ini muncul setelah insiden scam token palsu yang memanfaatkan momen rebrand proyek.
Sementara itu, AI trading bot bernama Lobstar Wilde melakukan kesalahan besar dengan mentransfer seluruh kepemilikan memecoin miliknya, senilai hingga ratusan ribu dolar, kepada pengguna X yang hanya meminta donasi 4 SOL.
Alih-alih mengirim donasi kecil, bot tersebut mentransfer lebih dari 52 juta token dalam satu transaksi. Penerima segera menjual sebagian besar token, memicu volatilitas harga tajam.
Insiden ini memicu perdebatan mengenai keamanan dan pengawasan terhadap AI agent yang mengelola dana kripto secara otonom.
Stablecoin USD1 Sempat Depeg, Klaim Serangan Terkoordinasi
Stablecoin USD1 milik World Liberty Financial sempat turun hingga sekitar $0,98 sebelum kembali stabil di $1.
Perusahaan menyatakan bahwa kejadian tersebut dipicu oleh “serangan terkoordinasi,” termasuk dugaan peretasan akun, kampanye FUD, dan pembukaan posisi short besar. Meski belum ada bukti on-chain yang dipublikasikan, USD1 berhasil pulih cepat berkat mekanisme redemption 1:1.
Di sisi lain, token WLFI sempat melonjak 18% setelah World Liberty Forum digelar, dengan pernyataan bahwa adopsi kripto global masih berada pada tahap awal.
Institusi Semakin Agresif: CME Buka Crypto Futures 24/7
CME Group mengumumkan bahwa mulai 29 Mei 2026, mereka akan menyediakan perdagangan futures dan options kripto secara 24/7.
Langkah ini menjawab kebutuhan institusi untuk hedging tanpa jeda waktu, mengingat pasar spot kripto berjalan nonstop. Pada 2025, CME mencatat volume derivatif kripto senilai $3 triliun, menandakan meningkatnya permintaan institusional.
Wall Street tampaknya semakin serius membangun infrastruktur kripto yang setara dengan pasar tradisional.
Penutup
Minggu ini memperlihatkan fase kontras dalam industri kripto:
- Ethereum memperkuat prinsip desentralisasi dan resistensi sensor.
- Perusahaan publik menunjukkan strategi yang semakin beragam terhadap Bitcoin.
- AI dan crypto semakin terhubung, namun tetap menyimpan risiko eksperimental.
- Stablecoin tetap menjadi titik sensitif antara teknologi, pasar, dan politik.
- Institusi global terus memperluas akses ke produk kripto teregulasi.
Industri semakin matang, tetapi volatilitas dan dinamika struktural masih menjadi bagian dari perjalanan menuju fase adopsi yang lebih luas.
Disclaimer
Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan sebagai saran investasi. Mengingat sifat market cryptocurrency yang sangat volatil, investor disarankan untuk secara cermat menilai fluktuasi market, fundamental proyek, serta potensi risiko finansial sebelum mengambil keputusan trading apa pun.
Join MEXC and Get up to $10,000 Bonus!
Sign Up


