
World Assets, anak usaha penerbit token di bawah World Foundation, mengungkap penjualan WLD senilai US$65 juta melalui transaksi over-the-counter (OTC) kepada empat counterparty. Penyelesaian pertama dimulai pada 20 Maret 2026, dengan harga rata-rata sekitar US$0,2719 per token.
Jika dihitung berdasarkan harga tersebut, sekitar 239 juta WLD berpindah tangan dalam transaksi ini. Pengungkapan ini langsung menyita perhatian karena dilakukan saat WLD justru sedang berada dalam tekanan harga yang sangat dalam.
Di saat yang sama, WLD sempat menyentuh all-time low baru di kisaran US$0,2444. Level itu menandai pelemahan sekitar 97% dari puncaknya di area US$11,82 yang sempat dicapai pada Maret 2024.
Dana Masuk, Tapi Tekanan ke Token Belum Hilang
Dari total US$65 juta yang dihimpun, sekitar US$25 juta berasal dari token yang dikenai lockup selama enam bulan. Sisa transaksi penyelesaian disebut akan diproses melalui wallet multisig yang telah ditunjuk oleh World Assets.
Dana hasil penjualan ini disebut akan digunakan untuk kebutuhan operasional inti, riset dan pengembangan, produksi orb, serta pengembangan ekosistem. Artinya, transaksi ini bukan sekadar perpindahan token biasa, tetapi juga bagian dari strategi pendanaan proyek.

Meski begitu, timing penjualan ini tetap menimbulkan perhatian karena dilakukan saat harga token sedang lemah. Ketika proyek melepas token di level rendah, market biasanya akan lebih sensitif terhadap potensi tekanan supply tambahan, apalagi untuk aset yang performanya sudah tertekan dalam jangka panjang.
Harga Jual Sekarang Jauh di Bawah Pendanaan Sebelumnya
Transaksi OTC terbaru ini terjadi di valuasi yang jauh lebih rendah dibanding putaran penjualan sebelumnya. Pada Mei 2025, proyek ini sempat menghimpun US$135 juta melalui penjualan WLD kepada investor seperti Andreessen Horowitz dan Bain Capital Crypto saat harga token berada di sekitar US$1,13.
Bahkan pada April 2024, ketika rencana private placement lebih awal diumumkan, harga WLD masih berada di kisaran US$5,43. Dibanding dua periode itu, penjualan terbaru di harga sekitar US$0,27 menunjukkan penurunan valuasi yang sangat tajam.
Perbedaan ini memperlihatkan perubahan besar dalam kondisi market untuk WLD. Jika sebelumnya proyek masih bisa mengakses pendanaan di harga yang jauh lebih tinggi, kali ini likuiditas justru diambil saat sentimen dan posisi harga berada di fase yang jauh lebih rentan.
Unlock Besar Masih Jadi Risiko Berikutnya
Tekanan supply untuk WLD juga belum selesai dalam waktu dekat. Jadwal unlock besar dilaporkan akan dimulai pada 23 Juli 2026, mencakup sekitar 52,5% dari total suplai 10 miliar WLD, atau sekitar 169% dari current float, dengan vesting sekitar 4,79 juta WLD per hari.
Di sisi lain, kepemilikan WLD oleh institusi juga tetap signifikan. Eightco Holdings, perusahaan yang tercatat di Nasdaq, dilaporkan memegang 277 juta WLD per 20 Maret 2026, sehingga kombinasi antara treasury sale, unlock, dan lemahnya harga masih menjadi faktor utama yang akan terus dipantau market ke depan.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.
Join MEXC and Get up to $10,000 Bonus!
Sign Up


