MEXC Exchange: Enjoy the most trending tokens, everyday airdrops, lowest trading fees globally, and comprehensive liquidity! Sign up now and claim Welcome Gifts up to 10,000 USDT!   •   Sign Up • Today’s Dropee Question of the Day and Daily Combo Answer for March 30, 2026 • Marina Protocol Today Answer for March 30, 2026 • Spur Protocol Quiz Answers Today - March 30, 2026 • Sign Up
MEXC Exchange: Enjoy the most trending tokens, everyday airdrops, lowest trading fees globally, and comprehensive liquidity! Sign up now and claim Welcome Gifts up to 10,000 USDT!   •   Sign Up • Today’s Dropee Question of the Day and Daily Combo Answer for March 30, 2026 • Marina Protocol Today Answer for March 30, 2026 • Spur Protocol Quiz Answers Today - March 30, 2026 • Sign Up

ZachXBT Ungkap Akun Palsu di X Manfaatkan Isu Perang untuk Jalankan Scam Kripto

Isu perang dan ketegangan geopolitik kembali dipakai sebagai alat untuk menarik perhatian user kripto di media sosial. Kali ini, investigator onchain ZachXBT mengungkap jaringan akun palsu di X yang memakai konten sensasional soal konflik dan politik untuk membangun engagement, sebelum mengarahkannya ke scam kripto.

Menurut temuannya, jaringan ini memanfaatkan akun yang sudah punya follower, lalu mendorong postingan bernuansa kepanikan agar cepat viral.

Yang membuat kasus ini lebih serius adalah cara operasinya. Akun-akun tersebut tidak hanya menyebarkan konten menyesatkan, tetapi juga memakai AI untuk meniru gaya figur media sosial yang sudah dikenal.

Setelah perhatian market terkumpul, mereka mulai mempromosikan giveaway palsu dan skema pump-and-dump token. ZachXBT menyebut bukti onchain mengarah pada keuntungan enam digit dari operasi semacam ini.

Konten Perang Dijadikan Umpan untuk Bangun Engagement

Pola scam ini dimulai dari postingan yang membahas perang, ancaman militer, atau krisis politik dengan nada yang dibesar-besarkan. Konten seperti ini mudah menyebar karena memicu rasa takut, rasa ingin tahu, dan dorongan untuk segera bereaksi.

Begitu engagement naik, akun-akun palsu tersebut mengubah arah postingan. Mereka mulai menyisipkan promosi token tertentu, giveaway palsu, atau tautan yang dirancang untuk mendorong user masuk ke skema penipuan.

Salah satu contoh yang diangkat ZachXBT adalah promosi scam token yang diputar seperti pump-and-dump, memanfaatkan momentum viral untuk menciptakan kesan seolah ada peluang cepat yang sedang ramai dibicarakan.

Masalahnya, jangkauan scam seperti ini sering ikut diperbesar oleh akun lain yang tidak sadar sedang membantu penyebaran. Ketika akun besar me-reply, me-repost, atau mengutip postingan sensasional tanpa verifikasi, mereka justru menambah distribusi konten itu.

AI Bikin Akun Palsu Makin Sulit Dibedakan

Kasus ini juga menegaskan bahwa scam di media sosial kini makin canggih. Dengan bantuan AI, pelaku tidak perlu lagi membuat akun palsu yang terlihat kasar atau amatiran.

Mereka bisa meniru gaya bahasa, format posting, bahkan persona figur yang sudah dikenal di komunitas, sehingga akun scam tampak lebih meyakinkan di mata user biasa.

Tekanan ini datang pada saat X sendiri sedang berusaha memperketat kebijakan terhadap konten sintetis. Awal Maret, kepala produk X Nikita Bier mengumumkan bahwa kreator yang mengunggah video konflik bersenjata buatan AI tanpa label bisa terkena penangguhan monetisasi selama 90 hari, dan pelanggaran berulang dapat berujung pada sanksi permanen dari program tersebut.

Namun, temuan ZachXBT memperlihatkan bahwa masalahnya tidak berhenti di video AI. Manipulasi juga terjadi lewat akun yang sudah punya follower, konten tulisan yang dibuat untuk memicu kepanikan, dan promosi scam yang dibungkus seolah bagian dari arus informasi real-time.

Viral Bukan Berarti Kredibel

Bagi user kripto, kasus ini menjadi pengingat bahwa konten yang paling ramai belum tentu paling valid. Dalam banyak scam modern, yang dijual pertama kali bukan token atau link, melainkan atensi.

Karena itu, kewaspadaan tidak cukup hanya pada proyek yang dipromosikan. User juga perlu memperhatikan pola akun yang membagikannya: apakah akun itu tiba-tiba berubah tema, apakah unggahannya terlalu sensasional, apakah identitasnya konsisten, dan apakah ada tanda bahwa engagement dibangun secara tidak wajar.

Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan satu hal yang makin jelas: di era AI dan distribusi instan, scam kripto tidak lagi selalu datang lewat DM atau website palsu.

Kadang, ia datang lewat headline yang terlihat paling mendesak di timeline. Itu sebabnya, semakin heboh sebuah postingan, semakin besar alasan untuk memeriksanya dua kali sebelum percaya atau bertindak.

Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan sebagai saran keuangan atau ajakan investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan di crypto market.

Join MEXC and Get up to $10,000 Bonus!

Sign Up