
Justin Sun pada 12 April menuduh World Liberty Financial menyembunyikan fungsi blacklist di smart contract yang memungkinkan proyek itu membekukan atau membatasi wallet holder tanpa pemberitahuan dan tanpa jalur keberatan yang jelas. Sun mengatakan ia masuk ke proyek tersebut karena percaya pada narasi DeFi dan akses retail yang selama ini dipromosikan WLFI.
Tuduhan ini langsung menyedot perhatian karena Sun bukan holder kecil. Ia diketahui telah menanamkan setidaknya US$75 juta ke WLFI, menjadikannya salah satu pendukung terbesar proyek yang terkait dengan keluarga Donald Trump itu.
Blacklist Lama Kembali Dibuka
Akar konfliknya sebenarnya sudah muncul sejak September 2025. Saat itu, address yang dikaitkan dengan Sun diblacklist setelah serangkaian outbound transfer WLFI, termasuk perpindahan token bernilai sekitar US$9 juta, dan data on-chain menunjukkan address tersebut memang dibatasi untuk mengirim atau menerima WLFI.
Pembekuan itu bukan kasus tunggal. Setelah WLFI mulai diperdagangkan, proyek tersebut membekukan 272 wallet, dan penasihat keamanannya kemudian mengatakan sebagian besar address yang terdampak berkaitan dengan phishing atau eksposur berisiko tinggi.
Sun membantah telah melakukan pelanggaran dan kini membawa kasus itu ke level yang lebih serius. Bagi Sun, masalahnya bukan lagi sekadar wallet yang dibatasi, tetapi adanya kontrol terpusat yang dinilai bertentangan dengan branding WLFI sebagai proyek DeFi.
Sorotan Bergeser ke Pinjaman dan Likuiditas
Ketegangan ini datang saat WLFI sudah lebih dulu berada di bawah tekanan pasar. Data on-chain menunjukkan proyek itu menempatkan sekitar 5 miliar WLFI sebagai jaminan di Dolomite untuk meminjam sekitar US$75 juta dalam bentuk USD1 dan USDC, dengan lebih dari US$40 juta kemudian berpindah ke Coinbase Prime. Struktur ini memicu kekhawatiran soal konsentrasi risiko, likuiditas pool, dan penggunaan token sendiri sebagai collateral.

Tekanan harga ikut memperburuk situasi. WLFI turun 15% dalam 24 jam dan sudah melemah lebih dari 74% sejak mulai diperdagangkan, sementara posisi Sun yang tetap dibekukan dilaporkan telah kehilangan lebih dari US$80 juta berdasarkan data Bubblemaps.
Governance Kini Jadi Titik Rawan Baru
Persoalan WLFI sekarang tidak berhenti pada harga token atau struktur pinjaman. Tuduhan Sun membuat perdebatan melebar ke arah governance dan kontrol kontrak, karena market mulai mempertanyakan seberapa jauh proyek ini benar-benar terdesentralisasi jika wallet investor besar masih bisa dibekukan lewat mekanisme yang tidak dipahami publik sejak awal.
Kombinasi antara blacklist yang belum selesai, tekanan harga, dan penggunaan WLFI sebagai jaminan pinjaman membuat beban proyek makin berat. Bagi market, isu terbesarnya kini bukan hanya seberapa dalam tekanan di Dolomite, tetapi juga apakah WLFI masih bisa mempertahankan klaim DeFi jika kontrol atas aset holder tetap berada di tangan tim proyek.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar