
Seorang peneliti independen, Giancarlo Lelli, memenangkan hadiah 1 BTC dari Project Eleven setelah berhasil menurunkan private key dari public key pada elliptic curve 15-bit memakai quantum hardware yang bisa diakses publik. Project Eleven menyebut hasil ini sebagai demonstrasi publik terbesar sejauh ini untuk serangan quantum terhadap elliptic curve cryptography.
Skalanya tetap masih sangat kecil dibanding standar Bitcoin. Bitcoin memakai keamanan elliptic curve 256-bit, sedangkan uji ini hanya berada di ruang pencarian 32.767 kemungkinan. Artinya, hasil tersebut belum mendekati level yang bisa dipakai untuk membobol wallet Bitcoin nyata, tetapi cukup untuk mendorong diskusi baru soal seberapa cepat ancaman quantum bergerak dari teori ke eksperimen publik.
Lompatan Teknisnya Kecil, Tapi Tetap Penting
Nilai utama dari hasil ini ada pada arah kemajuannya. Demonstrasi publik sebelumnya pada September 2025 hanya berhasil di level 6-bit, sehingga pencapaian 15-bit sekarang berarti lompatan 512 kali lebih besar dalam sekitar tujuh bulan. Kecepatannya itulah yang membuat isu ini kembali panas di komunitas Bitcoin.
Project Eleven juga mengaitkan hasil ini dengan estimasi resource yang terus turun. Whitepaper Google pada Maret 2026 menyebut serangan terhadap ECDLP 256-bit bisa dijalankan dengan kurang dari 1.200 logical qubits dan kurang dari 90 juta Toffoli gates, angka yang lebih rendah dari banyak perkiraan lama.
Tetap ada jarak yang besar antara eksperimen 15-bit dan ancaman terhadap Bitcoin. Hasil Lelli menunjukkan kemajuan nyata, tetapi belum membuktikan bahwa quantum computer saat ini mampu menjalankan serangan penuh ke kriptografi Bitcoin pada skala produksi.
Sorotan Bergeser ke Wallet yang Public Key-nya Sudah Terbuka
Titik paling sensitif ada pada wallet yang public key-nya sudah terekspos on-chain. Project Eleven memperkirakan sekitar 6,9 juta BTC berada di alamat seperti itu, termasuk coin lama dari era awal jaringan. Jika quantum computer yang relevan secara kriptografis benar-benar muncul, kelompok alamat ini akan menjadi sasaran paling jelas.
Tekanan itu ikut mempercepat pembahasan jalur migrasi post-quantum. Salah satu proposal yang sekarang paling sering dibahas adalah BIP-360, yang memperkenalkan Pay-to-Merkle-Root sebagai langkah awal untuk mengurangi paparan pada jalur key-path yang rentan terhadap serangan quantum.
Arah pembahasannya sekarang bukan lagi sekadar apakah ancaman quantum nyata, tetapi kapan komunitas perlu mulai memindahkan sistem kriptografi Bitcoin ke struktur yang lebih tahan terhadap serangan semacam itu. Hasil 15-bit ini belum mengubah keamanan Bitcoin hari ini, tetapi menambah urgensi pada agenda migrasi jangka panjang.
Risiko Langsung Belum Ada, Tekanan Jangka Panjang Meningkat
Bitcoin belum berada dalam kondisi darurat. Jarak antara 15-bit dan 256-bit masih sangat besar, dan hasil ini belum menunjukkan bahwa quantum hardware saat ini bisa menyerang wallet Bitcoin nyata dalam waktu dekat.
Fokus market sekarang ada pada kecepatan progres, bukan pada ancaman instan. Uji terbaru ini memperjelas bahwa kemajuan quantum terus bergerak, sementara migrasi kriptografi di jaringan terdesentralisasi cenderung lambat dan kompleks. Selisih itulah yang membuat debat keamanan Bitcoin kembali memanas.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar