
I. MEXC TradFi Futures: Satu Kuartal Breakout Penuh
The total trading volume in Q1 reached new record highs for three consecutive months, with February surging 138% month-over-month and March delivering a further 45% increase. The volume curve showed sustained acceleration throughout the quarter. March 3 marked the single-day volume peak for the quarter, driven by sharp price swings across precious metals and crude oil. Throughout the extreme market conditions, MEXC TradFi maintained stable liquidity and fully absorbed users’ long and short demands.
User growth kept pace with trading activity. Monthly active traders grew 58% cumulatively over the quarter, attracting a large number of new users to complete their first TradFi Futures trade. As the user base expanded rapidly, engagement and retention strengthened in tandem.
On the product side, the number of TradFi Futures instruments grew 62% quarter-over-quarter, spanning precious metals, energy, US equities, global indices, forex, and ETFs — further broadening users’ access to traditional financial asset classes.
II. Pendorong Market dan Struktur Volume: Logam Mulia Menyumbang Lebih dari 90%
Lonjakan volume pada Q1 merupakan hasil resonansi dua arah antara kondisi macro market dan positioning produk MEXC. Pergerakan ekstrem pada logam mulia dan energi menciptakan demand trading yang sangat tinggi, sementara kecepatan listing MEXC TradFi, timing yang presisi di sekitar titik balik penting market, serta kombinasi zero trading fees, leverage tinggi, dan likuiditas yang dalam memungkinkan user untuk berpartisipasi dengan mulus pada jendela trading yang paling panas.

Di antara Top 10 Q1, XAUT dan SILVER menempati peringkat pertama dan kedua, dengan kontribusi masing-masing 71% dan 22% dari total volume trading gabungan sepuluh futures teratas — atau bersama-sama mencakup lebih dari 90% total volume. Kehadiran PAXG di posisi kelima semakin menegaskan preferensi kuat user terhadap aset logam mulia.
Energi menjadi tambahan baru yang paling menonjol pada Q1. USOIL (WTI) dan UKOIL (Brent) diluncurkan pada 30 Januari, menempatkan MEXC di depan salah satu titik balik utama dalam market minyak mentah. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat tajam pada akhir Februari, memicu volatilitas harga yang signifikan dan lonjakan cepat sentimen market. Kedua instrumen tersebut dengan cepat menyerap demand dan naik ke posisi ketiga dan keempat, menjadikannya inti dari kategori energi.
Dalam saham AS, empat dari sepuluh posisi teratas ditempati oleh instrumen bertema teknologi dan inovasi. Palantir (PLTR) berada di posisi keenam, didorong oleh narasi AI defense; Circle (CRCL) masuk di posisi ketujuh berkat tailwind regulasi stablecoin; Tesla dan MicroStrategy terus menarik volume trading yang stabil karena selaras secara natural dengan komunitas crypto. Meski segmen saham AS masih relatif kecil dari sisi skala, rotasi tematiknya sangat jelas dan basis user-nya beragam, sehingga menjadi pendorong pertumbuhan yang penting dalam lineup TradFi Futures. Dari sisi indeks, futures SPX500 juga masuk ke Top 10, dan bersama instrumen saham AS membentuk gambaran lengkap dari penawaran produk berbasis ekuitas di MEXC TradFi.
III. MEXC Memimpin dalam Market Share Logam Mulia dan Energi
Dari sisi persaingan, MEXC TradFi menunjukkan kehadiran market yang kuat di segmen futures logam mulia maupun energi.

Pada Q1, futures emas MEXC mencatat market share global sebesar 27,4%, menempati posisi kedua secara industri dengan kuat. Pada Februari, market share sempat mencapai 30,3%, sehingga selisih dengan platform peringkat pertama menyempit menjadi hanya 4 poin persentase. Market share silver mencapai 14,6%, dengan kenaikan lebih dari 6 poin persentase secara month-over-month hanya pada Maret, yang merupakan laju pertumbuhan tercepat di antara platform sejenis.
Energi muncul sebagai keunggulan kompetitif paling khas bagi MEXC. Hanya dua bulan setelah peluncuran, USOIL (WTI) dan UKOIL (Brent) secara gabungan meraih market share 15,3% pada Q1, menempatkannya di posisi ketiga secara global. Yang paling menonjol, sebagian besar platform terkemuka mencatat volume nyaris nol pada derivatif minyak mentah, sementara MEXC menjadi salah satu dari sedikit platform yang menawarkan futures perpetual WTI dan Brent secara bersamaan, sehingga membangun keunggulan first-mover yang jelas dalam kategori yang masih berada pada tahap awal.
IV. Kepemimpinan dalam Kedalaman Likuiditas: Biaya Eksekusi Terendah saat Kondisi Market Ekstrem
Di balik breakout volume berkelanjutan pada Q1, kondisi market memang menjadi katalis, tetapi kedalaman order book adalah fondasi utama yang memungkinkan penyerapan trade dalam skala besar. Dalam lingkungan market yang ekstrem, platform dengan depth yang tidak memadai rentan mengalami lonjakan slippage dan kesulitan mengeksekusi order besar. Kedalaman order book MEXC TradFi yang terdepan di industri memungkinkan eksekusi yang stabil dan efisien bahkan dalam kondisi paling volatil, sehingga user dapat menyelesaikan setiap order dengan biaya riil yang lebih rendah. Inilah keunggulan struktural utama yang mendorong pertumbuhan volume berkelanjutan pada MEXC TradFi Futures.
Kedalaman order book adalah faktor terbesar yang menentukan biaya eksekusi untuk trade besar. Order book yang lebih dalam berarti dampak market yang lebih kecil, slippage yang lebih ketat, dan pada akhirnya biaya riil per order yang lebih rendah. Pengujian live pada Maret 2026 menunjukkan bahwa kedalaman order book emas MEXC pada 5 level teratas menempati peringkat pertama di antara 7 platform besar, dengan nilai 7,2x dari median platform pesaing. Dalam pengujian standar menggunakan market order sebesar 100.000 USDT, slippage emas di MEXC tercatat 43% lebih rendah dari median industri, silver 66% lebih rendah, USOIL (WTI) 25% lebih rendah, dan UKOIL (Brent) lebih dari 54% lebih rendah. Semakin besar ukuran trade, semakin signifikan pula penghematan kumulatif yang diperoleh.
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar