
THORChain menghentikan trading setelah investigator on-chain ZachXBT menandai dugaan exploit lebih dari $10 juta yang melibatkan Bitcoin, Ethereum, BNB Chain, dan Base. Protokol cross-chain liquidity tersebut juga menghentikan signing sebagai langkah defensif saat aktivitas mencurigakan mulai terdeteksi.

Channel alert THORChain menunjukkan global node pause diperpanjang hingga block 26191149, atau sekitar 12 jam lebih. Wallet yang dilabeli sebagai THORChain exploiter tercatat memegang sekitar $10,8 juta, dengan transfer yang tersebar dalam beberapa transaksi kecil sebelum pukul 10:11 UTC.
RUNE Tertekan Setelah Dugaan Exploit
RUNE langsung terkena pressure setelah kabar exploit muncul. Token native THORChain turun sekitar 10%–13% dan sempat bergerak di sekitar $0,50–$0,52, memperpanjang tekanan harga yang sudah terjadi dalam satu tahun terakhir.
Penurunan ini cukup penting karena RUNE sudah melemah sekitar 72% dalam 12 bulan terakhir. Artinya, kabar exploit datang saat market belum sepenuhnya memberi kepercayaan baru terhadap token tersebut.
ZachXBT dan PeckShield menandai beberapa address yang diduga terkait pencurian dana, termasuk address Bitcoin dan address EVM-compatible chain. Sampai laporan awal beredar, THORChain belum merilis detail teknis penuh soal celah yang diduga dimanfaatkan attacker.
Isu Cross-Chain Kembali Jadi Sorotan
THORChain merupakan protokol non-custodial cross-chain yang memungkinkan swap aset antar-network tanpa wrapped asset tradisional. Model ini memberi fleksibilitas besar untuk liquidity dan settlement lintas chain, tetapi juga membuat protokol seperti THORChain sering berada dalam sorotan saat terjadi pergerakan dana hasil exploit.
Reputasi THORChain sudah beberapa kali terkait dengan aliran dana hasil hack. Attacker dalam kasus Kelp DAO sempat menukar 75.700 ETH melalui THORChain, sementara sebagian besar dana dari hack Bybit senilai $1,4 miliar juga disebut bergerak melalui protokol tersebut dari ETH ke BTC.
Konteks security DeFi juga sedang memburuk. Hacker mencuri lebih dari $634 juta sepanjang April, menjadi angka bulanan tertinggi sejak Februari 2025, ketika hack Bybit mencatat kerugian sekitar $1,46 miliar. Dugaan exploit THORChain menambah tekanan baru terhadap protokol yang bekerja di area cross-chain liquidity.
Market Pantau Konfirmasi dan Pemulihan Operasi
Fokus berikutnya ada pada konfirmasi resmi dari THORChain, detail teknis exploit, serta kapan trading dan signing bisa kembali berjalan normal. Market juga akan memantau apakah dana yang diduga dicuri masih bisa dilacak, dibekukan di titik tertentu, atau terus bergerak ke network lain.
Bagi DeFi market, kasus ini penting karena cross-chain protocol tetap menjadi salah satu area paling sensitif dalam crypto infrastructure. Jika investigasi mengonfirmasi exploit, tekanan terhadap RUNE bisa berlanjut karena investor akan menilai ulang keamanan protokol, risiko liquidity, dan kemampuan THORChain menjaga operasi saat aktivitas mencurigakan muncul.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.*
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar