
ZetaChain menghentikan transaksi cross-chain di mainnet setelah menemukan serangan pada kontrak GatewayEVM, komponen yang menjadi pintu masuk utama interaksi lintas chain antara jaringan EVM eksternal dan aplikasi di ZetaChain.
Status jaringan menunjukkan cross-chain transactions tetap dipause sebagai langkah pencegahan, sementara investigasi dan penyusunan patch masih berjalan. Tim juga menyatakan vektor serangan sudah diblokir agar tidak ada dana tambahan yang ikut terdampak.
Dampak Awal Mengarah ke Wallet Internal
Nilai kerugian resmi belum diumumkan, tetapi data yang dirujuk The Block menunjukkan kerugian serangan ini berada di kisaran US$300.000. ZetaChain menyatakan post-mortem rinci akan dirilis setelah investigasi selesai.
ZETA juga ikut tertekan setelah insiden muncul ke publik. Pada saat laporan awal beredar, token ini bergerak di sekitar US$0,054 dan turun sekitar 4,8% dalam 24 jam, menunjukkan market langsung merespons risiko operasional meski user funds dinyatakan aman.
Insiden Ini Tambah Tekanan ke Infrastruktur Cross-Chain
Serangan ke ZetaChain datang tidak lama setelah exploit besar Kelp DAO, yang lebih dulu memicu sorotan luas ke infrastruktur bridge dan jalur interoperabilitas. Dalam konteks itu, pause yang dilakukan ZetaChain menunjukkan bahwa protokol kini cenderung bergerak cepat memutus aktivitas lintas chain begitu kontrak inti mereka disentuh serangan.
Blockaid juga mengeluarkan peringatan soal ongoing exploit pada kontrak cross-chain ZetaChain dan mendorong user yang pernah memberi approval ke GatewayEVM di chain EVM untuk segera meninjau dan mencabut izin yang tidak perlu. Langkah ini memperlihatkan bahwa kewaspadaan market tidak berhenti pada dana yang sudah hilang, tetapi juga pada potensi permission risk yang masih tersisa.
Fokus Market Kini Ada pada Pemulihan Layanan
Perhatian berikutnya tertuju pada seberapa cepat ZetaChain bisa mengembalikan transaksi cross-chain ke kondisi normal dan seberapa besar detail teknis yang akan dibuka dalam post-mortem nanti. Selama layanan lintas chain masih dihentikan, isu utamanya bukan hanya soal jumlah kerugian, tetapi juga soal kepercayaan terhadap jalur interoperabilitas yang menjadi fondasi utama jaringan ini.
Kasus ini juga menambah daftar serangan ke infrastruktur DeFi dan cross-chain sepanjang April. ZetaChain memang menegaskan bahwa dana user aman, tetapi serangan ke kontrak inti seperti GatewayEVM tetap cukup untuk memaksa jaringan menghentikan fungsi pentingnya dan memindahkan fokus market ke kualitas kontrol keamanan internal.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar